Lumen, Color Temperature & Color Rendering Index

Cahaya memiliki fungsi dan efek yang berbeda- beda terhadap psikologis seseorang. misalnya, memberikan efek romantis, relax, intim bahkan produktif atau memberikan efek indah dan menarik terhadap suatu objek. hal- hal ini dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu, Lumen, Color Temperature dan Color Rendering Index.

Lumen

Lumen (lm) adalah satuan internasional untuk menunjukan terang gelapnya cahaya. Semakin besar lumen maka semakin terang cahayanya. Satuan flux cahaya; flux dipancarkan didalam satuan unit sudut padatan oleh suatu sumber dengan intensitas cahaya yang seragam satu candela. Satu lux adalah satu lumen per meter persegi. Lumen (lm) adalah kesetaraan fotometrik dari watt, yang memadukan respon mata “pengamat standar”. 1 watt = 683 lumens pada panjang gelombang 555 nm.

lumen sering kali berhubungan dengan lux.  Lux adalah satuan metrik ukuran cahaya pada suatu permukaan. Cahaya rata-rata yang dicapai adalah rata-rata tingkat lux pada berbagai titik pada area yang sudah ditentukan. Satu lux setara dengan satu lumen per meter persegi. Tinggi mounting: Merupakan tinggi peralatan atau lampu diatas bidang kerja. Efficacy cahaya terhitung: Perbandingan keluaran lumen terhitung dengan pemakaian daya terhitung dinyatakan dalam lumens per watt.

lumens-vs-lux-diagram

Color Temperature

Suhu warna merupakan karakteristik warna yang terlihat dari sumber cahaya, itu dihitung dengan menentukan temperatur cahaya pada garis isotemperatur pada grafik kromatisitas, yang terkait dengan lokus tubuh hitam (black body), unit ini suhu Kelvin (K). Hal ini tidak sama dengan suhu aktual (panas) yang memancar dari sumber cahaya.

Istilah suhu warna hanya digunakan untuk mengukur warna dari sumber cahaya yang sama dengan radiasi dari lokus tubuh hitam Misalnya, suhu warna lebih dari 6,000K disebut warna dingin (putih kebiruan), sementara suhu warna yang lebih rendah (1,500- 3500 K) disebut warna-warna hangat (warna kemerahan/ kekuningan putih). Suhu warna tidak dapat digunakan untuk lampu hijau atau ungu muda karena warna-warna ini tidak jatuh dalam lokus tubuh hitam. Suhu warna merupakan faktor penting untuk aplikasi seperti pencahayaan, fotografi, videografi dan bidang lainnya yang melibatkan pencahayaan.

Menggunakan matahari sebagai contoh, saat matahari melintasi langit dari pagi hingga sore, warna sinar matahari tampaknya berbeda. Hal ini dapat merah, oranye, kuning atau putih tergantung pada posisinya. Sinar matahari berubah warna di saat yang berbeda dalam sehari, ini adalah hasil dari hamburan cahaya, dan itu bukan karena perubahan radiasi benda hitam. Untuk setiap warna sinar matahari, suhu warnanya berbeda, misalnya matahari pagi memiliki korelasi suhu warna dari 2000K – 3000K (orange / kemerahan menjadi putih), di siang itu di 5500K – 6500K (putih atau putih dingin) dan di malam hari suhu warna turun kembali ke 1850K – 2000K.

 

Color Rendering Index

Color rendering index atau CRI adalah kemampuan suatu sumber cahaya untuk membuat warna dan pelbagai pemeringkatan warna (gradation) dari sebuah benda yang terlihat oleh mata manusia. CRI berkisar dari 0 hingga 100 dan semakin tinggi nilainya menunjukkan kemampuan sesuaian yang lebih baik.

CRI ditetapkan oleh International Commision of Illumination (CIE untuk singkatan bahasa perancisnya) sebagai satuan internasional untuk pengertian cahaya. CIE berdiri pada tahun 1913 dan sekarang berbasis di Vienna, Austria.
CRI menjadi sangat penting dalam penilaian sebuah LED terutama di industry yang membutuhkan ketelitian warna seperti: Cinematografi, fotografi, Industri Tekstil, museum / Art Gallery, Restaurant, Pemeriksaan medis, Hotel, Printing, Advertising Neon box dan sebagainya.

perbandingan-pencahayaan.png

 

Oleh karena itu, untuk memberikan hasil yang maksimal dalam pencahayaan, 3 faktor tersebut sangat penting dalam memilih sumber pencahayaan atau lampu yang akan digunakan.

Jika anda merasa bosan dengan nuansa di rumah dan berencana membuat perubahan terhadap rumah anda atau mungkin berencana membuka tempat usaha seperti cafe, restaurant, butik, kantor dan Toko. Saya sangat merekomendasikan agar anda memberikan sentuhan pencahayaan yang sempurna di tempat anda. Karena pencahayaan yang anda gunakan akan sangat berpengaruh terhadap hasil yang anda harapkan. Telusuri web kami atau jika ada pertanyaan hubungi kami di: 081806880504 (Edo).

 

 

 

 

referensi:

wikipedia.org/wiki/Indeks_sesuaian_warna

https://gilangdianpermata.wordpress.com/2015/11/06/apa-itu-cahaya-lumens-cahaya-candela-dan-cahaya-lux/

http://analisawarna.com/2015/12/01/apa-itu-korelasi-suhu-warna-cct-correlated-color-temperature/

http://supersuryaled.com/apa-itu-cri/

Thing called Light

Cahaya merupakan energi berbentuk gelombang elektromagnetik yang kasatmata. Sejak pertama kali alam semesta di ciptakan sampai abad 18 manusia mengenal 2 sumber cahaya yaitu cahaya pada siang hari yang di hasilkan oleh matahari. Sumber kedua cahaya yang di miliki manusia pada zaman dahulu di buat menggunakan beberapa peralatan dan teknik sehingga dapat menghasilkan api. Kita dapat melihat suatu objek karena adanya cahaya yang bergerak melalui objek tersebut. Bentuk permukaan dari suatu objek akan memengaruhi arah dari gelombang cahaya tersebut. Misalnya Cahaya memantul pada bidang rata, menyebar pada bidang yang tidak rata dan menembus pada bidang transparan. selain itu beberapa faktor yang memengaruhi kemampuan visual manusia yaitu intensitas cahaya, silau(glare), pembauran dan warna cahaya.

Cahaya pada awalnya di manfaatkan manusia hanya sebagai penerangan dalam melakukan aktifitas sehari- hari. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi, manusia mulai memanfaatkan cahaya untuk memberikan suatu suasana, fokus dan kenyamanan. Setiap aktifitas manusia memiliki kebutuhan intensitas cahaya dan suasana yang variatif agar dapat memberikan kenyamanan dalam melakukannya.

Pada bidang arsitektur dan desain interior cahaya dimanfaatkan untuk memberikan kekuatan pada karakter suatu bangunan. Selain itu cahaya juga dimanfaatkan sebagai pembangun mood atau nuansa pada suatu ruangan, memberikan nilai tambah pada interior, dan membuat alur dinamis pada ruang.

Secara umum fungsi cahaya dapat dibagi menjadi tiga sebagai berikut :

  • General Lighting adalah penerangan yang ditujukan untuk menerangi keseluruhan ruang. Sifat cahayanya menyebar merata keseluruh rungan.
  • Task Lighting adalah penerangan memiliki tujuan khusus seperti belajar ,membaca, menjahit
  • Decorative Lighting adalah penerangan yang sifatnya membangkitkan efek dramatis pada objek tertentu. Biasanya objek itu adalah elemen interior yang mempunyai kesan khusus,seperti lukisan,gerabah, benda kriya atau elemen estetis lainnya.

 

 

 

Reference:

Putri Dwimirnani dan Mariana Rahman,2010, Tata Cahaya untuk tempat tinggal, Jakarta: Griya Kreasi

https://3lfiyulia.wordpress.com/2013/10/24/pembentukan-karakter-ruangan-akibat-tata-cahaya/

Rüdiger Ganslandt dan Harald Hofmann, 1992,  Handbook of Lighting Design, Germany:The Vieweg publishing company